KARANGASEM - Di tengah terik matahari Karangasem, semangat gotong royong antara personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 1623/Karangasem dan masyarakat Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, membahana. Tangan-tangan mereka tak kenal lelah menyatukan adukan semen dan pasir demi merampungkan sebuah jalan rabat beton sepanjang 1.450 meter. Hingga Senin, (11/5/2026), denyut pembangunan proyek Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 ini telah mencapai 91, 78 persen, sebuah angka yang membanggakan.
Proyek jalan rabat beton dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter ini bukanlah sekadar tumpukan material, melainkan urat nadi kehidupan baru bagi warga Dusun Kubakal dan Dusun Alasngandang. Nantinya, infrastruktur vital ini akan menjadi jembatan penghubung yang mulus, melancarkan arus transportasi, dan membuka berbagai potensi bagi masyarakat pedesaan.

Di lokasi proyek yang ramai, terlihat jelas sinergi antara anggota Satgas TMMD, personel TNI, Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan warga setempat. Mereka bekerja bahu-membahu, saling mengisi, seolah tak ada jarak antara seragam dan pakaian kerja keseharian. Kebersamaan ini adalah potret nyata kekuatan yang lahir dari persatuan.
Komandan Seksi Komunikasi Sosial (Dansos) TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem, I Wayan Sadra, mengungkapkan optimisme tinggi terkait progres yang dicapai. Ia menekankan urgensi penyelesaian proyek agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.
"Kami terus berupaya mempercepat pengerjaan bersama warga demi target waktu yang telah ditetapkan. Kekuatan utama kami dalam menyelesaikan pembangunan ini adalah semangat gotong royong yang terjalin erat antara Satgas dan masyarakat, " ungkap I Wayan Sadra di sela-sela kesibukan di lokasi kegiatan.
Menurutnya, dampak positif pembangunan jalan ini akan sangat terasa dalam berbagai aspek kehidupan warga. Mulai dari kemudahan aktivitas sehari-hari hingga kelancaran distribusi hasil pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi desa.
"Dengan hadirnya jalan ini, akses masyarakat untuk kegiatan harian akan semakin mudah. Lebih dari itu, ini juga menjadi motor penggerak untuk pertumbuhan ekonomi desa agar lebih berkembang lagi, " tambahnya, matanya berbinar memandang masa depan desa yang lebih cerah.
Suasana kerja yang penuh semangat tak hanya terpancar dari para pekerja, namun juga dari warga yang dengan sukarela turut membantu proses pengecoran. Kehadiran mereka di setiap tahapan pembangunan adalah bukti konkret dari kemanunggalan antara TNI dan rakyat, sebuah pondasi kuat dalam membangun desa.
Program TMMD ke-128 ini lebih dari sekadar pembangunan fisik. Ia menjadi wahana berharga untuk merajut silaturahmi, mempererat hubungan sosial antara aparat negara dan masyarakat, melalui pelestarian budaya gotong royong yang telah mengakar.
Melalui inisiatif TMMD ke-128 ini, Kodim 1623/Karangasem bersama pemerintah daerah menegaskan komitmen mereka untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam mendorong percepatan pembangunan desa, demi mewujudkan kesejahteraan warga yang berkelanjutan.
(Agung)
