KARANGASEM - Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1623/Karangasem mendapat perhatian serius dari jajaran TNI AD. Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD turun langsung meninjau progres pembangunan fisik maupun nonfisik di Dusun Kubakal, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu (13/5/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Paban I/Ren Sterad Kolonel Inf I Nyoman Yudhana Dewata Putra guna memastikan seluruh program TMMD berjalan sesuai rencana dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa mewakili Bupati Karangasem, Dandim 1623/Karangasem Lehbv bintkol Inf Gurbasa Samosir, jajaran Korem 163/Wira Satya, unsur Forkopimda, OPD Kabupaten Karangasem, hingga tokoh masyarakat Desa Pempatan.
Kegiatan diawali dengan peninjauan bakti sosial kesehatan, penyuluhan pencegahan stunting, serta penyerahan 50 paket sembako kepada ibu hamil dan anak berisiko stunting. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Wasev bersama jajaran pemerintah daerah dan Satgas TMMD.
Dalam paparannya di Pos Komando Taktis (Kotis), Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem Letkol Inf Gurbasa Samosir menjelaskan bahwa pembangunan jalan rabat beton menjadi salah satu sasaran utama program karena memiliki dampak besar terhadap aktivitas ekonomi warga.
“Jalan rabat beton yang dibangun menghubungkan Dusun Kubakal dengan Dusun Alas Ngandang. Infrastruktur ini sangat penting untuk memperlancar akses transportasi masyarakat, terutama distribusi hasil pertanian dan peternakan warga, ” ujar Letkol Gurbasa Samosir.
Ia menjelaskan, sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.450 meter dengan lebar 3 meter, pembangunan lima titik dinding penahan tanah (DPT), dua titik beton cyclop, empat titik gorong-gorong, serta lima pasang leneng.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menjalankan berbagai program nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, penanggulangan bencana, pertanian, peternakan, hukum, bahaya narkoba, kesehatan, Posyandu, Posbindu, hingga edukasi stunting dan rekrutmen TNI.
Tak hanya itu, program unggulan TNI AD juga digulirkan melalui rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, pembuatan sumur bor, penghijauan dengan penanaman 1.000 pohon buah, ketahanan pangan satu hektare, pipanisasi air bersih, hingga pembangunan lapangan voli untuk masyarakat.
Ketua Tim Wasev Kolonel Inf I Nyoman Yudhana Dewata Putra mengapresiasi sasaran program TMMD yang dinilai benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
“Sasaran yang dibangun Satgas TMMD di Desa Pempatan sangat relevan dengan kebutuhan warga. Ini penting, karena di beberapa daerah masih ditemukan program yang kurang tepat sasaran, ” katanya.
Ia menegaskan bahwa esensi utama TMMD bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Hubungan antara anggota Satgas dan masyarakat harus terus terjaga. Ketika prajurit tinggal bersama warga selama pelaksanaan TMMD, di situlah terbangun komunikasi dan kedekatan emosional yang menjadi kekuatan utama program ini, ” ujarnya.
Tim Wasev juga mendorong agar program penghijauan dan rehabilitasi RTLH terus dilanjutkan secara berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan desa harus disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Usai menerima paparan, Tim Wasev meninjau langsung sejumlah lokasi sasaran fisik, mulai dari pembangunan jalan rabat beton, fasilitas MCK, lapangan voli, hingga rumah warga penerima bantuan RTLH milik I Wayan Darmada.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk evaluasi sekaligus dukungan terhadap keberhasilan pelaksanaan TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem dalam mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat.
(Agung)
