KARANGASEM - Semangat gotong royong membara di Dusun Kubakal, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem tak henti-hentinya menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, kali ini fokus pada penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup warga. Sejak awal Mei 2026, nadi pembangunan di sana berdenyut kencang.
Konstruksi beton siklop, sang penjaga kokohnya tanah, kini telah mencapai 80 persen penyelesaian. Sekitar 150 prajurit Satgas TMMD bahu-membahu bersama warga setempat, mewujudkan harapan akan tanah yang lebih stabil dan aman. Kehadiran mereka bukan sekadar membangun fisik, melainkan menanamkan rasa kebersamaan yang mendalam.

"Beton siklop ini dibangun untuk memperkuat struktur tanah agar tidak mudah abrasi atau amblas. Mengingat wilayah Kubakal berada di dataran tinggi dengan curah hujan tinggi dan tanah yang cenderung labil, " ujar Komandan Satgas TMMD ke-128, Letkol Inf Gurbasa Samosir, Selasa (5/5/2026).
Ia melanjutkan, rancangan beton siklop ini tidak main-main: tinggi 120 cm, lebar 60 cm, dan memanjang hingga 100 meter. Upaya ini akan terus merambah ke titik-titik lain, memastikan setiap jengkal kontur tanah mendapatkan perlindungan maksimal.
Namun, TMMD 128 tak berhenti di situ. Lima titik dinding penahan tanah (DPT), empat unit gorong-gorong, serta lima pasang leneng turut menjadi bagian dari revitalisasi kawasan ini. Semua infrastruktur tersebut adalah fondasi kokoh bagi pembangunan jalan rabat beton yang dinanti, akses vital yang akan menghubungkan dan memudahkan mobilitas seluruh warga.
"Kami berharap seluruh sasaran fisik ini mampu mendukung pembangunan jalan yang kuat dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang, " tambah Letkol Gurbasa.
Melengkapi pembangunan fisik, program TMMD juga merangkul aspek non-fisik. Berbagai penyuluhan dan peningkatan kapasitas masyarakat menjadi agenda penting, sebuah strategi terpadu TNI untuk mendorong kemajuan desa sekaligus merajut benang kemanunggalan yang semakin erat dengan rakyat.
Di Dusun Kubakal, TMMD bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan cerminan sinergi harmonis antara TNI dan masyarakat. Kolaborasi inilah yang menjadi kunci keberhasilan program, melahirkan perubahan yang tak hanya terlihat, namun juga terasa dampaknya bagi kesejahteraan dan ketahanan desa.
(Agung)
