H-4 Penutupan TMMD Karangasem, Proyek Fisik Rampung dan Sumur Bor Hampir Selesai

    H-4 Penutupan TMMD Karangasem, Proyek Fisik Rampung dan Sumur Bor Hampir Selesai
    Sasaran fisik utama Program TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem di Dusun Kubakal, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, telah rampung 100 persen, Minggu (17/5/2026).

    KARANGASEM - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem memasuki tahap akhir dengan capaian pembangunan yang hampir seluruhnya tuntas. Memasuki H-4 penutupan kegiatan, sasaran fisik utama di Dusun Kubakal, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, telah rampung 100 persen, sementara sejumlah program lainnya kini mendekati penyelesaian.

    Keberhasilan pelaksanaan TMMD tersebut tidak lepas dari kuatnya semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat yang selama hampir satu bulan bekerja bersama membangun desa.

    Selain pembangunan infrastruktur utama, program unggulan TNI AD berupa pembangunan sumur bor di Desa Duda, Kecamatan Selat, juga menunjukkan progres signifikan dan kini telah mencapai 90 persen.

    Sumur bor tersebut dibangun sebagai solusi kebutuhan air bersih warga yang selama ini masih mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air, terutama saat musim kemarau.

    Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem Letkol Inf Gurbasa Samosir mengatakan, capaian pembangunan saat ini merupakan hasil kerja keras personel Satgas bersama masyarakat selama 26 hari pelaksanaan TMMD.

    “Program ini menjadi bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar warga, ” ujar Letkol Inf Gurbasa Samosir, Minggu (17/5/2026).

    Menurutnya, pembangunan sumur bor di Desa Duda diharapkan segera dapat dimanfaatkan masyarakat dalam beberapa hari ke depan setelah proses pengerjaan selesai sepenuhnya.

    “Target kami dua hingga tiga hari ke depan air sudah bisa mengalir dan digunakan warga. Selama ini masyarakat harus mengambil air dari lokasi yang cukup jauh dengan pasokan yang tidak stabil, ” katanya.

    Ia menegaskan, keberadaan sumur bor tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan pola hidup bersih dan kesehatan lingkungan warga desa.

    Program TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem sendiri tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat pedesaan.

    Semangat kebersamaan antara TNI dan warga yang terbangun selama pelaksanaan TMMD menjadi salah satu faktor utama percepatan pembangunan di wilayah tersebut. Kehadiran program TMMD diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Karangasem.

    (Agung)

    tmmd karangasem pembangunan desa air bersih gotong royong kodim 1623 kodim 1623/karangasem balinews
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    TMMD Karangasem Kebut Pembangunan Sumur...

    Artikel Berikutnya

    Sumur Bor TMMD Karangasem: 70 KK Segera...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Insiden Ledakan di Luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Intan Jaya
    Rumah Layak untuk Wayan Budiana: TMMD Karangasem Rampung 100%
    Jalan Beton TMMD Karangasem Rampung, Akses Dua Dusun Terbuka Lebar
    Rumah Warga Karangasem Jadi Layak Huni dalam 2 Pekan Berkat TMMD
    Jalan Baru TMMD Karangasem Selesai 100%, Harapan Baru Terbuka Lebar

    Ikuti Kami