KARANGASEM - Impian puluhan keluarga di Desa Selat Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem untuk mengakses air bersih kini selangkah lagi menjadi kenyataan. Proyek pembangunan sumur bor yang digagas melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 oleh Kodim 1623/Karangasem telah menunjukkan progres signifikan, menyentuh angka 95 persen penyelesaian. Harapan untuk segera mengalirkan sumber kehidupan ini terasa begitu dekat.
Semangat kolaborasi antara personel Satgas TMMD Ke-128 dan warga setempat begitu terasa dalam setiap jengkal pekerjaan yang dilakukan pada Senin, (18/5/2026). Sinergi yang terjalin erat ini menjadi bukti nyata bahwa kebutuhan vital masyarakat adalah prioritas utama yang harus segera dipenuhi.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan sasaran fisik tambahan yang sangat krusial dalam program TMMD. Kami fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang paling mendasar, ” ujar Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) TMMD Ke-128 Kodim 1623/Karangasem, Kapten Inf I Wayan Sadra.
Ia melanjutkan, sumur bor ini nantinya akan menjadi sumber kehidupan bagi sekitar 70 kepala keluarga di Desa Selat Duda. “Nantinya sumur ini akan dimanfaatkan sekitar 70 kepala keluarga di Desa Selat Duda untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, ” jelas Kapten Wayan Sadra.
Proses pengeboran sendiri telah mencapai kedalaman 95 meter dari target 100 meter yang telah ditetapkan. Pihak Kodim 1623/Karangasem optimis bahwa sisa pekerjaan akan segera rampung tanpa hambatan berarti.
“Sekarang pengeboran sudah mencapai 95 meter. Kami berharap prosesnya berjalan lancar hingga selesai sehingga masyarakat bisa segera memanfaatkan air bersih ini, ” harap Kapten Wayan Sadra.
Keberadaan sumur bor ini diharapkan menjadi jawaban atas keterbatasan akses air bersih yang selama ini dirasakan oleh warga, terutama saat memasuki musim kemarau. Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan rumah tangga, fasilitas ini digadang-gadang akan turut mendongkrak taraf kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Selat Duda.
Program TMMD sendiri merupakan cerminan nyata dari kolaborasi apik antara TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat, yang bertujuan mempercepat denyut pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya menyentuh area yang membutuhkan sentuhan infrastruktur dan fasilitas dasar.
(Agung)

Updates.