KARANGASEM - Perjuangan warga Dusun Kubakal, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem, untuk mendapatkan akses jalan yang layak kini selangkah lagi terwujud. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem telah bekerja keras, dan hingga Jumat (8/5/2026), progres pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.450 meter itu telah mencapai 72, 85 persen. Proyek vital ini diharapkan segera membuka isolasi dusun dan membawa angin segar bagi ribuan warganya.
Bayangkan, bertahun-tahun, warga harus berjuang melewati jalan tanah yang berubah menjadi lautan lumpur saat hujan dan diselimuti debu tebal saat kemarau. Jalur yang menghubungkan Dusun Kubakal dengan Dusun Alas Ngandang ini bukan sekadar jalan, melainkan urat nadi kehidupan bagi mayoritas petani dan peternak. Mengangkut hasil panen atau ternak menjadi tantangan berat, seringkali membatasi potensi ekonomi mereka.

Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem, Letkol Inf Gurbasa Samosir, menegaskan esensi program ini.
"Pembangunan jalan rabat beton ini menjadi solusi atas kesulitan akses yang selama ini dialami warga Dusun Kubakal. Kehadiran jalan ini nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian warga melalui distribusi hasil pertanian dan peternakan yang lebih efisien, " ujarnya.
Proyek ambisius ini melibatkan sinergi kuat antara sekitar 150 personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat. Sebuah kolaborasi yang tidak hanya membangun fisik, tetapi juga merajut kebersamaan. Kelak, jalan ini diproyeksikan akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 2.392 jiwa di kedua dusun, mempermudah segala aktivitas mereka.
Letkol Gurbasa Samosir menambahkan, TMMD lebih dari sekadar proyek pembangunan fisik.
"TNI hadir di tengah kesulitan rakyat dan berupaya menjadi solusi bagi masyarakat. Ini merupakan implementasi nyata dari tugas TNI untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya, " tegasnya, menekankan nilai kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi pondasi program ini.
Sambutan positif dari masyarakat Karangasem terhadap TMMD ke-128 bukanlah tanpa alasan. Program ini dinilai mampu mengakhiri keterisolasian wilayah dan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi desa. Harapan besar kini tertuju pada rampungnya pembangunan jalan rabat beton ini, agar aktivitas pertanian, peternakan, hingga akses pendidikan dan kesehatan dapat berjalan lebih lancar dan efisien bagi seluruh warga.
(Agung)
