Jalan Impian Warga Karangasem: TMMD Buka Akses dan Jantung Ekonomi Baru

    Jalan Impian Warga Karangasem: TMMD Buka Akses dan Jantung Ekonomi Baru
    Pembangunan jalan rabat beton Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem di Dusun Kubakal, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (9/5/2026).

    KARANGASEM - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem terus menunjukkan progres signifikan. Pembangunan jalan rabat beton di Dusun Kubakal, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, kini telah mencapai 83, 72 persen dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    Pembangunan jalan sepanjang 1.450 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD tahun 2026 untuk membuka akses transportasi dan mempercepat mobilitas warga di wilayah pedesaan.

    Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem, Letkol Inf Gurbasa Samosir, mengatakan pembangunan jalan rabat beton dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang layak dan aman.

    “Pembangunan jalan ini bertujuan memperlancar transportasi warga, mempermudah distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah, ” ujar Letkol Inf Gurbasa Samosir, Sabtu (9/5/2026).

    Menurutnya, sebelum proyek TMMD dilaksanakan, akses penghubung antara Dusun Kubakal dan Dusun Alas Ngandang masih berupa jalan tanah yang sulit dilalui, terutama saat musim hujan karena berlumpur dan licin, sementara saat kemarau dipenuhi debu.

    Kini, pembangunan jalan yang dikerjakan 150 personel Satgas TMMD bersama warga setempat diyakini akan menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat.

    “Jalan ini nantinya menjadi urat nadi perekonomian bagi sekitar 2.392 warga di dua dusun. Waktu tempuh menuju pasar, sekolah, hingga fasilitas kesehatan akan lebih singkat dan aman, ” jelasnya.

    Letkol Gurbasa menambahkan, kehadiran infrastruktur jalan yang memadai diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, khususnya para petani dan peternak yang selama ini terkendala akses distribusi hasil usaha mereka.

    Program TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem sendiri dilaksanakan selama 30 hari dengan melibatkan unsur TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong.

    “Kami berharap seluruh sasaran TMMD dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, ” pungkas Letkol Inf Gurbasa Samosir yang juga menjabat Dandim 1623/Karangasem.

    Kehadiran program TMMD di wilayah pedesaan dinilai tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    (Agung)

    tmmd karangasem pembangunan jalan tni ekonomi warga bali beritabali
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Jalan Rabat Beton TMMD Karangasem: Harapan...

    Artikel Berikutnya

    TMMD Karangasem Bersama BNNK Edukasi Bahaya...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Insiden Ledakan di Luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Intan Jaya
    Rumah Layak untuk Wayan Budiana: TMMD Karangasem Rampung 100%
    Jalan Beton TMMD Karangasem Rampung, Akses Dua Dusun Terbuka Lebar
    Rumah Warga Karangasem Jadi Layak Huni dalam 2 Pekan Berkat TMMD
    Jalan Baru TMMD Karangasem Selesai 100%, Harapan Baru Terbuka Lebar

    Ikuti Kami