KARANGASEM - Perjuangan anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem bersama masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.450 meter yang menghubungkan Dusun Kubakal dan Dusun Alasngandang, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, resmi rampung 100 persen, Jumat (15/5/2026).
Panas terik matahari hingga hujan yang turun di kawasan dataran tinggi Karangasem menjadi saksi semangat pantang menyerah personel Satgas TMMD dan warga dalam menyelesaikan sasaran fisik utama program tersebut.
Sejak pagi hari, personel TNI bersama masyarakat terlihat berjibaku di lokasi pengerjaan. Dengan penuh semangat gotong royong, mereka menyelesaikan proses pengecoran jalan rabat beton yang memiliki ketebalan 15 sentimeter demi memperlancar akses transportasi warga pedesaan.
Pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu sasaran prioritas TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem karena dinilai sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian warga.

Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem, Letkol Inf Gurbasa Samosir, mengatakan keberhasilan penyelesaian pembangunan jalan rabat beton tidak lepas dari kerja sama erat antara TNI dan masyarakat.
“Meski kondisi cuaca sering berubah, semangat anggota Satgas dan warga tidak pernah surut. Syukur alhamdulillah pengerjaan jalan rabat beton sepanjang 1.450 meter akhirnya selesai 100 persen sesuai target, ” ujar Letkol Inf Gurbasa Samosir.
Menurutnya, jalan penghubung tersebut nantinya akan menjadi akses penting yang mempermudah aktivitas warga sehari-hari, terutama para petani dalam mengangkut hasil panen.
“Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa karena akses transportasi menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman, ” tambahnya.
Warga Desa Pempatan pun menyambut gembira rampungnya pembangunan jalan tersebut. Mereka mengaku selama ini akses penghubung antar dusun cukup sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
Kini, dengan hadirnya jalan rabat beton hasil TMMD, masyarakat optimistis aktivitas ekonomi dan mobilitas warga akan semakin lancar.
Selain pembangunan fisik, program TMMD ke-128 juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui budaya gotong royong yang terus dijaga di tengah masyarakat pedesaan.
Program TMMD yang dilaksanakan TNI bersama pemerintah daerah tersebut menjadi bukti nyata komitmen membangun desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(Agung)
