Jelang Penutupan TMMD ke-128, Satgas dan Warga Bersihkan Lapangan Alas Ngandang

    Jelang Penutupan TMMD ke-128, Satgas dan Warga Bersihkan Lapangan Alas Ngandang
    Personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu melaksanakan korve atau kerja bakti, Rabu (20/5/2026).

    KARANGASEM - Suasana haru sekaligus penuh semangat menyelimuti Lapangan Dusun Alas Ngandang, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, pada Rabu (20/5/2026). Sehari menjelang upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem, personel Satgas TMMD bersama warga setempat merajut kembali ikatan kebersamaan melalui kegiatan korve atau kerja bakti massal.

    Langkah ini diambil sebagai persiapan akhir demi kelancaran dan kekhidmatan upacara penutupan yang dijadwalkan pada Kamis (21/5/2026). Seluruh sasaran fisik dan nonfisik program TMMD, yang melibatkan sekitar 150 personel Satgas dan masyarakat Dusun Kubakal, Desa Pempatan, telah dinyatakan rampung 100 persen.

    Sejak mentari pagi menyingsing, anggota Satgas dan warga tak kenal lelah bergerak membersihkan area lapangan. Tangan-tangan mereka cekatan memotong rumput liar, menyapu debu yang menempel, mengangkut sampah yang berserakan, hingga menata berbagai fasilitas pendukung upacara.

    Mulai dari kursi tamu yang tertata rapi, tenda yang kokoh berdiri, umbul-umbul yang berkibar gagah, baliho ucapan selamat, penjor yang memancarkan keindahan, hingga pengaturan area parkir bagi para undangan.

    Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem, Letkol Inf Gurbasa Samosir, menekankan betapa pentingnya kegiatan korve ini dalam memastikan seluruh rangkaian penutupan TMMD berjalan tanpa hambatan.

    "Kegiatan korve ini penting untuk memastikan lokasi upacara penutupan TMMD bersih, rapi, dan nyaman. Hari ini kami bersama warga fokus menyiapkan Lapangan Alas Ngandang agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh khidmat, " ujar Letkol Inf Gurbasa Samosir.

    Ia menambahkan, kebersamaan antara personel TNI dan masyarakat bukanlah sekadar terjadi saat proses pembangunan berlangsung, melainkan terus terjaga hingga tahap akhir TMMD.

    "Semangat gotong royong yang terbangun selama program TMMD menjadi kekuatan utama keberhasilan kegiatan ini. Kami ingin kebersamaan antara Satgas dan masyarakat tetap terasa sampai penutupan nanti, " katanya.

    Lebih lanjut, Dandim 1623/Karangasem itu menjelaskan bahwa pembersihan lokasi upacara ini merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap menjelang penutupan TMMD. Acara puncak ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi momentum penting untuk serah terima hasil pembangunan dari TNI kepada pemerintah daerah dan masyarakat.

    "Upacara penutupan bukan sekadar seremoni, tetapi simbol bahwa seluruh hasil pembangunan TMMD siap dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung peningkatan kesejahteraan dan pembangunan desa, " tegasnya.

    Program TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem telah menyentuh berbagai aspek pembangunan fisik dan nonfisik, dengan harapan mampu mengakselerasi pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus memperkuat ikatan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

    (Agung)

    tmmd karangasem tni ad pembangunan pedesaan kemanunggalan gotong royong kodimkarangasem baliterkini
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Rumah Layak untuk Wayan Budiana: TMMD Karangasem...

    Artikel Berikutnya

    Gladi Bersih Penutupan TMMD ke-128: Simfoni...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Panglima TNI Hadiri Raker Bersama Komisi I DPR RI Bahas Dinamika Geopolitik dan Misi Perdamaian Dunia
    Tak Bawa Medali Emas, Semangat Bawa Harapan: Prajurit TNI AD M Rizal Loloskan Indonesia ke Asian Games 2026
    Gladi Bersih Penutupan TMMD ke-128 Digelar, Satgas Kodim 1623/Karangasem Pastikan Acara Berjalan Khidmat
    Semarak Akhir TMMD ke-128: TNI dan Warga Bersih-bersih Lapangan Penutupan
    Gladi Bersih Penutupan TMMD ke-128: Simfoni Kebersamaan TNI-Warga di Karangasem

    Ikuti Kami