KARANGASEM - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD yang digelar di SMK Astika Dharma, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Kamis (14/5/2026).
Sebanyak 100 siswa-siswi mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka tampak serius menyimak penjelasan mengenai tahapan seleksi, persyaratan administrasi, hingga peluang karier di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem yang bertujuan memberikan edukasi sekaligus membuka akses informasi bagi masyarakat pedesaan terkait rekrutmen TNI AD.

Kapten Caj Ferdinan Windianto dari Ajenrem 163/Wira Satya yang hadir sebagai narasumber mengatakan, sosialisasi tersebut penting dilakukan agar informasi rekrutmen TNI dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk daerah yang akses informasinya masih terbatas.
“Masih ada masyarakat di wilayah pedesaan yang kesulitan mengakses internet, sehingga informasi tentang penerimaan prajurit TNI belum sepenuhnya diketahui. Karena itu kami turun langsung memberikan penjelasan kepada para pelajar, ” ujar Kapten Ferdinan di hadapan peserta.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa TNI AD memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik bangsa untuk mengabdikan diri sebagai prajurit. Para siswa juga diberikan pemahaman terkait jalur pendaftaran, tahapan seleksi, hingga pentingnya kesiapan fisik dan mental sejak dini.
Kapten Ferdinan menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen TNI AD dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya.
“Kalau anak-anak memiliki cita-cita menjadi tentara, orang tua harus memberi dukungan dan semangat. Pendaftaran TNI itu gratis, tidak ada pungutan biaya apa pun, ” tegasnya.
Ia juga mengimbau para pelajar untuk aktif mencari informasi resmi melalui Koramil, Kodim, maupun situs resmi rekrutmen TNI AD agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan.
Sementara itu, pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan motivasi dan wawasan baru kepada siswa mengenai peluang pengabdian kepada negara.
Salah seorang siswa peserta sosialisasi mengaku semakin tertarik untuk mencoba mendaftar menjadi prajurit TNI AD setelah mendapatkan penjelasan langsung dari pihak TNI.
“Awalnya saya hanya penasaran, tetapi setelah dijelaskan tentang proses seleksi dan pendidikan, saya jadi lebih termotivasi untuk mempersiapkan diri, ” ungkap salah satu siswa.
Melalui kegiatan nonfisik TMMD ini, Kodim 1623/Karangasem berharap semakin banyak generasi muda di wilayah pedesaan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik sekaligus menumbuhkan semangat bela negara sejak dini.
Program TMMD ke-128 pun kembali menunjukkan perannya bukan hanya membangun jalan dan fasilitas umum, tetapi juga membangun harapan serta masa depan generasi muda Indonesia.
(Agung)
