TMMD 128 Karangasem Dorong Ekonomi Desa, Dandim Sosialisasikan Koperasi Merah Putih sebagai Motor Kemandirian

    TMMD 128 Karangasem Dorong Ekonomi Desa, Dandim Sosialisasikan Koperasi Merah Putih sebagai Motor Kemandirian
    Dandim 1623/Karangasem, Letkol Inf Gurbasa Samosir selaku Dansatgas TMMD Reguler ke 128, menggelar penyuluhan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Balai Serbaguna Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Kamis (7/5/2026).

    KARANGASEM - Dalam semangat mewujudkan desa yang lebih mandiri dan sejahtera, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Karangasem mengambil langkah strategis. Kali ini, fokusnya tidak hanya pada pembangunan fisik, melainkan juga pada penguatan fondasi ekonomi masyarakat melalui edukasi yang mendalam.

    Kodim 1623/Karangasem, pada Kamis (7/5/2026), menggelar penyuluhan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Balai Serbaguna Desa Pempatan, Kecamatan Rendang. Acara ini, yang dihadiri sekitar 30 peserta dari unsur pemerintah kecamatan dan warga, dipimpin langsung oleh Dandim 1623/Karangasem, Letkol Inf Gurbasa Samosir, yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD.

    Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah wadah penguatan ekonomi masyarakat. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian desa sekaligus membuka peluang usaha produktif bagi warga, ” ujar Letkol Inf Gurbasa Samosir.

    Penyuluhan ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan konsep, fungsi, hingga tata cara pembentukan KDKMP, yang digadang-gadang akan menjadi pilar kokoh bagi perekonomian desa. Dandim menjelaskan bahwa KDKMP merupakan bagian dari program nasional yang dirancang khusus untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dengan memanfaatkan potensi-potensi unik yang dimiliki setiap daerah.

    Lebih lanjut, program KDKMP ini berakar dari kebijakan nasional yang tercantum dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Tujuannya jelas: memodernisasi pengelolaan ekonomi desa, mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta memperkuat kedaulatan pangan di tingkat akar rumput.

    “Pelaksanaannya melibatkan delapan kementerian dan tiga lembaga nasional. Karena itu, diperlukan kesiapan serta pemahaman yang utuh dari pemerintah daerah hingga perangkat desa agar program ini berjalan optimal, ” tegasnya.

    Dandim menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, dari pemerintah pusat hingga tingkat desa, demi kesuksesan implementasi KDKMP. Ia menambahkan bahwa TMMD bukan sekadar tentang membangun jalan atau jembatan, namun juga tentang bagaimana memberdayakan masyarakat melalui pengetahuan dan keterampilan ekonomi, agar dampak pembangunan benar-benar dirasakan secara berkelanjutan oleh semua lapisan masyarakat.

    Suasana penyuluhan begitu hidup, diwarnai diskusi aktif dari para peserta yang antusias menggali peluang pengembangan usaha desa berbasis koperasi. Antusiasme ini menjadi bukti nyata betapa besar harapan masyarakat terhadap KDKMP sebagai solusi jitu untuk memperkuat denyut nadi ekonomi lokal.

    Melalui TMMD ke-128, Kodim 1623/Karangasem kembali menunjukkan komitmennya yang tak tergoyahkan dalam mendukung percepatan pembangunan desa. Upaya ini tidak hanya terfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, sebuah langkah penting menuju desa yang benar-benar mandiri dan sejahtera.

    (Agung)

    tmmd ekonomi lokal koperasi pemberdayaan karangasem pembangunan desa beritabali
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    TNI Wujudkan Rumah Layak Huni di Karangasem...

    Artikel Berikutnya

    TMMD Karangasem: RTLH Warga Hampir Tuntas,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Insiden Ledakan di Luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Intan Jaya
    Rumah Layak untuk Wayan Budiana: TMMD Karangasem Rampung 100%
    Jalan Beton TMMD Karangasem Rampung, Akses Dua Dusun Terbuka Lebar
    Rumah Warga Karangasem Jadi Layak Huni dalam 2 Pekan Berkat TMMD
    Jalan Baru TMMD Karangasem Selesai 100%, Harapan Baru Terbuka Lebar

    Ikuti Kami